RVTik Stream Pro — Bukan sekadar overlay. Jadikan setiap interaksi sebagai aksi.
RVTik Stream Pro mengubah interaksi TikTok LIVE menjadi aksi yang bisa kamu atur sendiri. Mulai dari overlay dan Dock,
sampai TikTok LIVE Studio Trigger, OBS, Game Trigger, Music Request, dan Lyric Overlay. Panduan ini membantu kamu menyiapkan semuanya dari koneksi sampai automation.
Masukkan username TikTok, start engine, lalu cek event masuk ke Dock.
2
Pasang Overlay
Copy URL overlay dari dashboard, lalu tempel ke OBS Browser Source.
3
Jadikan Event sebagai Aksi
Atur gift, like, follow, share, atau chat untuk menjalankan aksi yang kamu inginkan.
4
Test Dulu
Gunakan Dock atau event test sebelum live ramai supaya semua aman.
Mulai Cepat
Dari install sampai live dalam 10 langkah
Install RVTik
Download dari sumber resmi, ekstrak jika perlu, lalu buka aplikasi.
Login atau aktivasi
Masukkan data lisensi kamu, lalu tunggu proses verifikasi selesai.
Masukkan username TikTok
Pastikan akun yang dimasukkan sedang live atau akan dipakai live.
Pilih mode koneksi lalu Start Engine
Untuk penggunaan normal pilih Auto. Kalau sedang troubleshooting, kamu bisa mencoba Engine 1 atau Engine 2 secara manual. Tunggu sampai status berubah menjadi connected.
Buka Dock
Cek apakah chat, gift, follow, atau event lain mulai masuk.
Copy URL Overlay
Ambil link overlay dari dashboard RVTik.
Pasang ke OBS
Tambahkan Browser Source, tempel URL overlay, lalu atur ukuran.
Buat rule trigger
Pilih event seperti gift, like, follow, share, atau chat.
Test semua fitur
Coba overlay, OBS, TikTok LIVE Studio Trigger, Game Trigger, Music Request, dan Lyric Overlay sebelum live ramai.
Mulai live dengan tenang
Kalau event sudah masuk dan trigger jalan, setup dasar kamu sudah siap.
Tips: Jangan langsung aktifkan semua fitur sekaligus. Mulai dari koneksi mode Auto dan Dock. Setelah event masuk dengan stabil, lanjutkan ke overlay, TikTok LIVE Studio Trigger, OBS, Game Trigger, Music Request, atau Lyric Overlay sesuai kebutuhan live kamu.
Pengenalan
Bukan sekadar overlay — RVTik adalah pusat interaksi dan aksi live
RVTik Stream Pro menerima interaksi TikTok LIVE seperti chat, gift, like, follow, share, join, dan event lain, lalu mengubahnya menjadi aksi yang bisa kamu tentukan. Overlay hanyalah salah satu output. Event yang sama juga dapat dipakai untuk mengontrol TikTok LIVE Studio, OBS, gameplay, musik, dan fitur interaktif lainnya.
Konsep utamanya:Interaksi TikTok LIVE → RVTik Event Core → Rule → Action. Jadi setiap interaksi penonton bisa menjadi bagian nyata dari jalannya live kamu.
OverlayMenampilkan alert, counter, chat, visual, atau informasi live.
DockMemantau event real-time dan melakukan test event sebelum live ramai.
TikTok LIVE Studio TriggerMengubah event TikTok menjadi aksi langsung pada kontrol yang didukung TikTok LIVE Studio.
Game TriggerMengirim input keyboard langsung ke game, emulator, atau window aktif.
OBSMengontrol scene, source, atau filter dari event live.
Music RequestMengubah request chat menjadi antrean dan kontrol musik sesuai aturan kamu.
Lyric OverlayMenampilkan lirik lagu yang tersinkron dengan RVTik Music atau media Windows yang sedang diputar.
Instalasi
Cara install dan membuka aplikasi
Cara install
Download RVTik Stream dari sumber resmi.
Kalau file masih berbentuk ZIP, ekstrak dulu.
Masuk ke folder hasil ekstrak.
Jalankan file utama aplikasi, biasanya RVTik.exe.
Kalau Windows memberi warning
Klik More Info.
Klik Run Anyway.
Lakukan ini hanya kalau file kamu dapat dari sumber resmi.
Catatan kecil: Simpan aplikasi di folder biasa yang mudah ditemukan. Jangan dijalankan langsung dari dalam ZIP.
Login & Aktivasi
Masuk ke RVTik dan pahami session
Setelah aplikasi terbuka, RVTik biasanya akan membaca data login yang tersimpan. Kalau lisensi masih valid, kamu bisa langsung masuk dashboard. Kalau belum, kamu akan diminta login atau aktivasi.
Buka aplikasi
Tunggu sampai halaman aktivasi atau dashboard muncul.
Isi data lisensi
Masukkan email, username, token, atau data aktivasi sesuai yang kamu punya.
Klik login / aktivasi
Tunggu sampai proses verifikasi selesai.
Masuk dashboard
Kalau berhasil, kamu bisa mulai connect TikTok Live.
Apa itu session?
Session adalah ID unik yang dipakai RVTik untuk menghubungkan dashboard, overlay, Dock, dan fitur lain. Gampangnya, session itu seperti tanda pengenal live kamu di dalam sistem RVTik.
Koneksi TikTok Live
Pilih Auto, Engine 1, atau Engine 2 sesuai kondisi koneksi
RVTik Stream Pro sekarang menggunakan sistem dual-engine connector. Semua engine masuk ke event core RVTik yang sama,
jadi Dock, overlay, Gift, follower, automation, dan fitur lain tidak perlu diatur ulang hanya karena engine aktif berubah.
Tiga mode koneksi
Auto — DirekomendasikanBiarkan RVTik memilih jalur koneksi yang tersedia dan melakukan failover saat engine aktif mengalami masalah. Gunakan mode ini untuk pemakaian harian.
Engine 1 — StandardKoneksi standar lokal RVTik. Paling sederhana untuk akun yang dapat terhubung normal dan tidak membutuhkan login melalui browser session.
Engine 2 — Browser SessionJalur koneksi melalui sesi browser TikTok. Cocok sebagai alternatif ketika Engine 1 terkena limit, gagal mengambil event, atau koneksi standar tidak stabil.
Mode Auto — pilihan utama untuk live sehari-hari
Masukkan username TikTok
Pastikan username benar dan akun yang dituju sedang LIVE saat kamu ingin menerima event.
Pilih Auto
Mode Auto membiarkan Connector Manager RVTik menentukan engine aktif dan menangani perpindahan jalur ketika diperlukan.
Klik Start Engine
Tunggu sampai status koneksi menunjukkan connected. Perhatikan indikator engine aktif jika ditampilkan di dashboard.
Test satu event
Kirim komentar, like, atau event sederhana dan pastikan event masuk ke Dock sebelum mengaktifkan automation lain.
Rekomendasi: Pakai Auto sebagai default. Pilih Engine 1 atau Engine 2 secara manual terutama untuk diagnosis atau ketika kamu memang ingin mengunci jalur koneksi tertentu.
Engine 1 — Standard
Engine 1 adalah connector standar RVTik. Mode ini tidak membutuhkan sesi login TikTok di browser RVTik dan biasanya menjadi jalur paling sederhana untuk mulai menerima event LIVE.
Pilih Engine 1 / Standard
Gunakan mode manual ini jika kamu ingin memastikan RVTik hanya mencoba connector standar.
Masukkan username lalu Start Engine
Tunggu sampai status connected dan jangan mengganti username saat engine masih berjalan.
Cek Dock
Pastikan chat, gift, like, follow, atau share mulai diterima.
Jika gagal berulang
Stop Engine, lalu coba mode Auto atau Engine 2. Jangan melakukan Start berulang-ulang terlalu cepat.
Engine 2 — Browser Session
Engine 2 menggunakan Browser Session. RVTik membuka sesi TikTok melalui browser internal dan menggunakan sesi tersebut sebagai jalur event.
Mode ini berguna saat koneksi standar tidak bisa dipakai dengan baik.
Pilih Engine 2 / Browser Session
Gunakan mode ini ketika Engine 1 gagal, terkena limit, atau kamu sedang melakukan troubleshooting koneksi.
Buka sesi browser TikTok jika diminta
Login dilakukan langsung pada halaman TikTok di jendela browser RVTik. Jangan pernah memasukkan password TikTok ke kolom dashboard RVTik.
Selesaikan login TikTok
Setelah TikTok mengenali akun, biarkan browser session tetap tersedia agar RVTik dapat menemukan koneksi LIVE.
Start Engine dan tunggu connected
RVTik akan menggunakan sesi browser untuk menerima dan menormalisasi event ke event core yang sama.
Test dari Dock
Coba komentar atau event sederhana. Kalau event masuk, overlay dan automation lama tetap dapat digunakan tanpa mengganti URL hanya karena engine berbeda.
Privasi Browser Session: sesi/cookie TikTok digunakan secara lokal oleh aplikasi untuk koneksi. Jangan membagikan file session, cookie, QR login, atau data browser kepada orang lain.
Cara pindah engine dengan aman
Klik Stop Engine terlebih dahulu.
Pilih Auto, Engine 1, atau Engine 2.
Jika memilih Engine 2, pastikan browser session TikTok masih valid.
Klik Start Engine dan tunggu status connected.
Test event di Dock sebelum menyalakan trigger yang sensitif seperti TikTok LIVE Studio Trigger, OBS, atau Game Trigger.
Auto = direkomendasikanEngine 1 = StandardEngine 2 = Browser SessionConnecting = sedang mencobaConnected = berhasilOffline = live belum tersedia / terputusEngine Error = jalur koneksi bermasalah
Dashboard, Dock, Overlay
Bedanya apa?
DashboardPusat kontrol utama untuk login, connect TikTok, buka panel, dan copy overlay.
DockPanel pemantau event real-time. Cocok untuk melihat chat/gift dan test trigger.
OverlayTampilan visual yang muncul di live, biasanya dipasang ke OBS Browser Source.
Cara pasang overlay ke OBS
Buka dashboard RVTik.
Klik tombol Copy URL overlay.
Buka OBS, masuk ke panel Sources.
Klik tombol +, pilih Browser.
Tempel URL overlay.
Atur ukuran, misalnya 1920 x 1080.
Tips: Kalau overlay tidak muncul, coba refresh Browser Source, copy ulang URL, dan pastikan session masih sama.
Follower Counter
Tampilkan jumlah follower live dengan theme standalone
Follower Counter adalah overlay khusus untuk menampilkan profil akun dan jumlah follower secara real-time.
Fitur ini sudah punya Live Account Summary di dashboard, Theme Gallery, dan beberapa theme standalone yang bisa langsung dipasang ke OBS Browser Source.
Live Account SummaryRingkasan akun live berisi avatar, nama, username, jumlah follower, dan status realtime.
Theme GalleryGaleri theme yang dibaca dari registry, jadi pilihan theme mengikuti daftar resmi yang tersedia.
Standalone ThemeSetiap theme berdiri sendiri dalam satu file HTML dan tidak bergantung ke theme lain.
Pastel ProfileTheme pastel dengan avatar profile, angka follower per digit, dan status realtime.
Copy OverlayMenyalin link overlay sesuai theme yang dipilih, bukan memakai fallback theme lama.
Preview ThumbnailDashboard menampilkan preview kecil setiap theme sebelum kamu copy ke OBS.
Cara memakai Follower Counter
Buka Dashboard RVTik
Pastikan aplikasi sudah login dan session aktif.
Connect ke TikTok Live
Masukkan username TikTok lalu start engine supaya data akun dan follower bisa dibaca.
Buka bagian Follower Counter
Lihat Live Account Summary untuk memastikan avatar, nama akun, dan status sudah muncul.
Pilih theme dari galeri
Gunakan preview untuk memilih tampilan yang cocok dengan layout live kamu.
Klik Copy Overlay
Link yang disalin mengikuti file theme yang kamu pilih, misalnya Pastel Profile, Profile Card, Big Profile, atau Game Zone.
Pasang ke OBS
Tambahkan Browser Source, tempel link overlay, lalu sesuaikan ukuran source sesuai dimensi theme.
Theme yang tersedia
Profile Card — 560 x 240Big Profile — 340 x 480Game Zone — 600 x 180Pastel Profile — 460 x 300
Ukuran Browser Source yang disarankan
Setiap theme punya ukuran canvas sendiri. Saat membuat Browser Source di OBS, pakai ukuran sesuai theme agar tampilan tidak gepeng,
tidak terpotong, dan preview di dashboard tetap sama dengan hasil di OBS.
Profile Card: gunakan ukuran 560 x 240.
Big Profile: gunakan ukuran 340 x 480.
Game Zone: gunakan ukuran 600 x 180.
Pastel Profile: gunakan ukuran 460 x 300.
Catatan penting theme standalone
Theme tidak mengikuti pilihan global lama; setiap file theme punya identitas sendiri.
Preview ?preview=1&thumbnail=1 tetap menampilkan theme dari file yang sedang dibuka.
Mode production tetap memakai URL file theme tersebut dengan session dan token internal dari aplikasi.
Jangan membagikan link overlay yang mengandung token ke publik.
Kalau jumlah follower belum muncul, overlay akan memakai tampilan fallback sampai snapshot realtime masuk.
Tips:
Kalau kamu ingin tampilan lembut dan compact, coba Pastel Profile. Untuk tampilan vertikal yang lebih besar, pakai Big Profile.
Untuk layout gaming yang melebar, pakai Game Zone.
Event & Trigger
Jadikan setiap interaksi sebagai aksi
Inilah inti RVTik Stream Pro. Interaksi penonton bukan hanya ditampilkan sebagai alert, tetapi dapat dipakai sebagai pemicu untuk menjalankan aksi di berbagai fitur RVTik.
Event
Event adalah kejadian dari TikTok LIVE, misalnya chat, gift, like, follow, share, member/join, viewer, dan event lain yang didukung.
Rule / Trigger
Rule menentukan kapan sebuah aksi berjalan dan apa yang harus dilakukan. Contoh: Gift Rose → tampilkan source OBS, aktifkan Camera Effect di TikTok LIVE Studio, atau jalankan aksi Game Trigger.
Alur RVTik: TikTok LIVE Event → Event Core RVTik → Rule → Action. Satu live bisa memiliki banyak rule dengan tujuan yang berbeda sesuai konsep interaksi yang kamu buat.
Supaya trigger tidak saling tabrak, rule berbeda akan antre. Kalau rule yang sama menumpuk, durasinya bisa ditambah jika fitur tersebut sudah mendukung.
Game Trigger
Cara memakai Game Trigger untuk kontrol game
Game Trigger adalah fitur baru RVTik untuk mengirim input keyboard langsung ke game, emulator, atau window aktif
dari event TikTok Live. Fitur ini cocok kalau kamu ingin penonton ikut mengendalikan gameplay, misalnya gift Rose menahan
tombol W, chat !jump menekan Space, atau like tiap 10 memicu aksi tertentu.
Penting:
Game Trigger dirancang khusus untuk mengirim input gameplay ke game, emulator, atau window aktif. Untuk mengontrol TikTok LIVE Studio gunakan TikTok LIVE Studio Trigger, sedangkan kontrol OBS tersedia melalui OBS Automation.
Press OnceMenekan tombol sekali, misalnya chat !jump → Space.
HoldMenahan tombol beberapa detik, misalnya gift Rose → tahan W.
RepeatMengetuk tombol berulang, misalnya gift GG → tekan J 5x.
ComboMenekan beberapa tombol bersamaan, misalnya Ctrl + Shift + 1.
SequenceMenekan tombol berurutan, misalnya W → A → S → D.
STOP ALLMelepas semua tombol aktif jika ada tombol terasa nyangkut.
Jenis Action Mode dan fungsinya
Saat membuat rule Game Trigger, bagian Action Mode menentukan bagaimana tombol dikirim ke game.
Di bawah ini penjelasan paling gampang supaya kamu tidak salah pilih mode.
Press Once
Ini untuk tekan sekali lalu lepas. Cocok untuk aksi cepat seperti jump, interact, reload, atau confirm. Di panel, mode ini biasanya tertulis Press.
Hold
Ini untuk tahan tombol beberapa milidetik atau beberapa detik. Cocok untuk maju, mundur, gas, atau aksi yang butuh tombol tetap aktif sementara.
Repeat / Multi Tap
Ini untuk menekan tombol berkali-kali secara otomatis. Cocok untuk spam serangan ringan, spam interact, atau aksi yang memang butuh ketukan berulang.
Combo
Ini untuk menekan beberapa tombol bersamaan seperti Ctrl + 1, Shift + Space, atau shortcut skill tertentu di game.
Sequence
Ini untuk menekan beberapa tombol secara berurutan, misalnya W lalu Space lalu J. Cocok untuk pola aksi kecil yang harus berjalan satu per satu.
STOP ALL
Ini bukan Action Mode untuk rule, tapi tombol darurat untuk melepas semua tombol yang sedang aktif. Pakai kalau ada hold yang terasa nyangkut atau gameplay jadi tidak terkendali.
Catatan penting:
Action Mode di Game Trigger hanya menentukan cara input keyboard dikirim ke game / emulator / window aktif. Kontrol aplikasi streaming memakai modul automation masing-masing agar rule lebih jelas dan tidak tercampur dengan input gameplay.
Cara membuka panel Game Trigger
Buka Dashboard RVTik.
Masuk ke Control Center.
Cari kartu Game Trigger.
Klik Buka Panel.
Setup dasar sebelum bikin rule
Aktifkan Game Trigger
Nyalakan toggle Enable Game Trigger di bagian Global Control.
Pilih backend keyboard
Mulai dari Auto. Kalau ada masalah, baru coba backend lain seperti nut-js, robotjs, atau PowerShell.
Atur safety
Isi Global Cooldown, Max Queue Size, dan Max Hold Duration agar trigger tidak terlalu ramai.
Simpan pengaturan
Klik Save Settings sebelum lanjut bikin banyak rule.
Cara membuat rule Game Trigger
Klik Tambah Rule.
Pilih Event Type: gift, chat, like, follow, share, atau join/member.
Kalau event = Gift, pilih gift dari dropdown searchable supaya nama dan coin konsisten.
Cek Min Coin. Biasanya otomatis terisi dari gift yang dipilih, tapi tetap bisa kamu ubah manual.
Pilih Action Mode: Press Once (press), Hold, Repeat, Combo, atau Sequence.
Isi key, durasi, repeat count, atau sequence sesuai kebutuhan game kamu.
Isi Cooldown supaya tidak spam.
Klik Save Rule.
Contoh rule yang umum dipakai
Gift Rose → Hold W 1000msChat !jump → Space 100msGift GG → Repeat J 5xFollow → Press Once FShare → Press G
Akumulasi combo untuk hold
Fitur paling menarik di Game Trigger adalah Akumulasi Combo.
Contohnya, kalau rule kamu adalah Rose → Hold W 1000ms, lalu saat tombol masih aktif masuk combo 5 Rose,
maka durasi tahan W akan ditambah 5 detik, bukan menekan tombol ulang dari awal.
Contoh gampang:
1 Rose = tahan W 1 detik. Kalau saat masih aktif masuk Rose combo 5, total durasi akan bertambah 5 detik lagi.
Supaya aman, tetap pakai Max Hold Duration.
Test rule sebelum live
Klik tombol Test di rule atau Test This Rule di editor.
Untuk gift rule, isi Test Combo Count kalau ingin mencoba efek combo.
Lihat apakah game menerima input keyboard dengan benar.
Kalau tombol terasa nyangkut, klik STOP ALL KEYBOARD TRIGGERS.
Tips aman saat memakai Game Trigger
Pastikan window game sedang aktif sebelum test atau live.
Test rule satu per satu dulu, jangan semua sekaligus.
Gunakan cooldown dan max hold supaya live tetap nyaman dikendalikan.
Hindari tombol berisiko seperti Alt + F4, Ctrl + W, Ctrl + Q, Win, atau Delete.
Beberapa game dengan anti-cheat bisa membatasi input otomatis. Kalau tidak jalan, coba test di Notepad atau emulator lebih dulu.
Checklist cepat sebelum live:
Game Trigger aktif, rule sudah disimpan, game sedang fokus, test trigger berhasil, dan kamu tahu posisi tombol STOP ALL.
OBS Automation
Kontrol OBS dari gift, like, follow, atau share
OBS Automation bisa dipakai untuk ganti scene, menampilkan source, atau toggle filter source. Ini cocok banget untuk bikin live terasa lebih interaktif.
Syarat sebelum dipakai
OBS harus terbuka.
OBS WebSocket harus aktif.
RVTik harus berhasil connect ke OBS.
Cara connect OBS
Buka OBS.
Masuk ke Tools → WebSocket Server Settings.
Aktifkan WebSocket.
Catat port, biasanya 4455.
Isi IP 127.0.0.1, port, dan password di RVTik.
Klik Test Koneksi.
Yang sering bikin error: nama scene/source harus sama persis. Kalau beda huruf atau spasi, action bisa tidak jalan.
TikTok LIVE Studio Trigger
Kontrol TikTok LIVE Studio langsung dari interaksi penonton
TikTok LIVE Studio Trigger menghubungkan rule RVTik dengan kontrol yang tersedia di TikTok LIVE Studio. Kamu tidak perlu membuat jalur shortcut terpisah untuk menjadikan gift, follow, share, atau event lain sebagai pemicu aksi TTLS.
Contoh: Gift tertentu → Camera Effect, Follow → aksi source, Share → aksi TTLS lain yang kamu pilih. Pilihan action dan target mengikuti kontrol yang tersedia serta berhasil dibaca dari versi TikTok LIVE Studio yang sedang digunakan.
1. Hubungkan TikTok LIVE Studio
Buka TikTok LIVE Studio
Jalankan TikTok LIVE Studio terlebih dahulu agar RVTik dapat membaca koneksi dan kontrol yang tersedia.
Buka Koneksi TikTok LIVE Studio di RVTik
Masuk ke panel kontrol TTLS dari RVTik Stream Pro.
Hubungkan dan cek status
Pastikan status berubah menjadi Terhubung.
Refresh data jika diperlukan
Kalau daftar scene, source, effect, atau target lain belum muncul, refresh/sinkronkan data setelah koneksi berhasil.
2. Buat rule TikTok LIVE Studio Trigger
Pilih event pemicu, misalnya Gift, Follow, atau Share.
Isi kondisi event jika diperlukan, misalnya nama gift atau nilai tertentu.
Pilih Action TikTok LIVE Studio yang ingin dijalankan.
Pilih target dari daftar yang dibaca RVTik, misalnya scene, source, audio/mic, atau Camera Effect sesuai action yang tersedia.
Atur durasi jika action tersebut mendukung aksi bertimed.
Simpan rule.
Test dari Dock atau event test sebelum digunakan pada live sebenarnya.
3. Scene dan Source
Setelah terkoneksi, RVTik dapat menggunakan daftar scene/source yang tersedia dari TikTok LIVE Studio untuk action yang didukung. Karena target berasal dari aplikasi TTLS yang sedang aktif, gunakan tombol refresh kalau kamu baru menambah, menghapus, atau mengganti nama scene/source.
Camera Effect menggunakan daftar effect yang tersedia dari TikTok LIVE Studio. RVTik membaca katalog effect tersebut lalu menampilkannya sebagai pilihan saat kamu membuat rule.
Pastikan TTLS terhubung
Camera Effect hanya dapat dipilih dengan benar setelah data TikTok LIVE Studio berhasil dibaca.
Pilih action Camera Effect
Buka form TikTok LIVE Studio Trigger dan pilih Camera Effect sebagai action.
Pilih effect
Pilih nama effect dari dropdown yang berasal dari TikTok LIVE Studio.
Atur event dan durasi
Tentukan event pemicu dan durasi jika mode yang dipilih mendukung timed action.
Simpan dan test
Gunakan Dock/event test dan lihat apakah Camera Effect berubah di TikTok LIVE Studio.
Kalau daftar Camera Effect kosong: pastikan Camera Effect tersedia di TikTok LIVE Studio, koneksi RVTik masih Terhubung, lalu refresh daftar kontrol TTLS.
5. Audio, Microphone, dan kontrol lain
RVTik juga dapat menampilkan action TTLS lain yang didukung oleh integrasi dan versi TikTok LIVE Studio yang digunakan, seperti kontrol scene, source, audio, microphone, dan action lain yang tersedia. Opsi yang tampil di panel RVTik menjadi acuan utama karena dukungan TikTok LIVE Studio dapat berubah antarversi.
6. Kelola Active Rules
Rule TikTok LIVE Studio yang sudah disimpan dapat dikelola dari daftar Active Rules.
EditMembuka kembali rule yang dipilih sehingga event, kondisi, action, target, atau durasinya bisa diperbaiki lalu disimpan kembali.
DeleteMenghapus rule yang sudah tidak digunakan.
7. Workflow test yang disarankan
Connect TTLS
Pastikan status TikTok LIVE Studio sudah Terhubung.
Buat satu rule sederhana
Mulai dari satu event dan satu action agar hasil test mudah dibaca.
Test dari RVTik
Gunakan Dock atau event test untuk memicu rule tanpa menunggu interaksi live sebenarnya.
Cek hasil di TikTok LIVE Studio
Pastikan action benar-benar terjadi pada scene, source, effect, audio, mic, atau target yang kamu pilih.
Baru tambah rule lain
Setelah satu rule terbukti berjalan, lanjutkan ke automation lain sesuai konsep live kamu.
Troubleshooting TikTok LIVE Studio Trigger
Status tidak terhubungPastikan TikTok LIVE Studio sudah terbuka, lalu coba hubungkan kembali dari RVTik.
Scene/source tidak munculRefresh data TTLS setelah koneksi berhasil dan cek apakah target masih ada di TikTok LIVE Studio.
Camera Effect kosongPastikan effect tersedia di TTLS lalu refresh katalog effect di RVTik.
Rule tidak berjalanCek event, kondisi, action, target, dan pastikan rule sudah tersimpan.
Gift masuk tetapi action gagalCek apakah Gift terlihat di Dock. Kalau event masuk, lanjutkan pengecekan pada koneksi TTLS dan rule yang digunakan.
Prinsip test: cek alurnya berurutan dari Event masuk → Rule match → Action TTLS. Dengan begitu kamu bisa mengetahui masalah ada di koneksi TikTok, rule, atau TikTok LIVE Studio.
Music Request
Dashboard Music sekarang jadi pusat pemutar lagu
Music Request memungkinkan penonton mengetik command seperti !play judul lagu atau !req judul lagu.
Kalau request lolos aturan, lagu akan masuk queue dan diputar dari Dashboard Music, bukan lagi dari overlay.
Penting:
Saat memakai fitur Music, biarkan Dashboard Music tetap terbuka. Halaman ini sekarang menjadi audio runtime utama.
Kalau Dashboard Music ditutup atau di-reload, audio bisa berhenti sebentar sampai runtime aktif lagi.
Dashboard MusicPusat kontrol lagu: play/pause, skip, stop, clear queue, playlist, blacklist, dan volume.
Audio RuntimePemutar audio utama sekarang berjalan dari Dashboard Music, bukan dari overlay OBS.
Overlay MusicOverlay hanya menampilkan visual lagu, requester, avatar, dan animasi. Overlay tidak mengeluarkan suara.
Queue laguDaftar lagu yang menunggu diputar.
VolumeAtur keras kecil suara langsung dari slider Volume di Dashboard Music.
Single RuntimeKalau Dashboard Music terbuka lebih dari satu, hanya satu yang memutar audio. Yang lain tetap bisa jadi controller.
PlaylistKumpulan lagu yang bisa kamu simpan per kategori.
BlacklistBlok lagu, keyword, atau URL tertentu.
Max QueueBatas jumlah antrean lagu.
Max/UserBatas request per user.
Max MenitBatas durasi lagu agar tidak terlalu panjang.
Auto NextKalau lagu selesai, Dashboard Music otomatis lanjut ke lagu berikutnya di queue.
Cara membuka dan memakai Dashboard Music
Buka Dashboard RVTik
Pastikan engine sudah aktif dan session yang dipakai masih sama dengan overlay.
Buka panel Dashboard Music
Gunakan tombol Music atau Music Control dari dashboard. Jangan tutup panel ini selama fitur musik dipakai.
Atur volume
Gunakan slider Volume di Dashboard Music. Nilai volume akan ikut tersimpan dan dikirim ke runtime pemutar.
Test lagu dulu
Coba request manual atau gunakan command chat. Pastikan suara keluar dari aplikasi/Dashboard Music, bukan dari overlay OBS.
Pasang overlay music ke OBS
Overlay tetap dipakai untuk tampilan visual. Karena overlay sudah viewer-only, jangan berharap suara keluar dari Browser Source overlay.
Dengan alur ini, reload overlay di OBS tidak langsung mematikan audio. Audio tetap dijalankan oleh Dashboard Music selama panel tersebut masih aktif.
Overlay cukup mengikuti data lagu yang sedang berjalan untuk menampilkan judul, thumbnail, requester, avatar, queue, atau animasi sesuai tema.
Kalau membuka Dashboard Music lebih dari satu
RVTik memakai sistem single runtime. Artinya, kalau kamu membuka lebih dari satu Dashboard Music, hanya satu jendela yang menjadi pemutar audio aktif.
Jendela lain tetap bisa dipakai untuk klik tombol, mengatur queue, dan mengubah volume, tapi tidak akan ikut membunyikan lagu.
Tips aman:
Saat live, sebaiknya cukup buka satu Dashboard Music utama. Kalau perlu membuka yang kedua, pastikan tidak ada suara dobel.
Sekarang Music Request punya Music Search Filter agar hasil pencarian lagu lebih rapi.
Tujuannya supaya RVTik tidak asal mengambil hasil pertama, lalu lebih sering memilih versi official, topic, audio resmi, atau video musik resmi jika tersedia.
Mode BebasCocok jika kamu ingin hasil pencarian lebih longgar, mirip perilaku lama.
Prioritaskan OfficialMode paling aman untuk kebanyakan user. Hasil official dinaikkan prioritasnya, tapi masih bisa fallback ke hasil lain yang layak.
Hanya OfficialHanya menerima hasil official, topic, VEVO, official audio, atau official music video.
Blokir hasil kurang cocokBisa menyaring cover, karaoke, reaction, tutorial, sped up, slowed, kompilasi, dan video terlalu panjang.
Batas durasiKamu bisa atur durasi minimal dan maksimal agar hasil aneh atau video terlalu panjang tidak masuk queue.
Preset filter yang tersedia
BebasAman / OfficialKetat / Official Only
Kalau bingung mulai dari mana, pakai preset Aman / Official. Preset ini dibuat untuk mayoritas streamer:
hasil official diprioritaskan, tapi request masih tetap fleksibel jika versi official tidak ditemukan.
Bebas cocok untuk room santai yang ingin menerima banyak variasi hasil pencarian.
Aman / Official cocok untuk live normal agar hasil lagu lebih bersih dan minim karaoke atau cover.
Ketat / Official Only cocok jika kamu ingin hasil request lebih disiplin dan hanya menerima sumber official.
Contoh penggunaan filter
Request lagu umum
Jika viewer mengetik !play Hindia Evaluasi, mode Aman / Official akan berusaha memilih hasil Topic, channel official, atau official audio/video jika ada.
Hindari karaoke
Kalau Blokir Karaoke aktif, hasil dengan judul atau channel yang mengarah ke karaoke akan ditolak.
Atur remix sesuai kebutuhan
Jika Blokir Remix dimatikan, hasil remix masih boleh masuk. Kalau diaktifkan, hasil remix akan ikut disaring.
Batasi durasi
Kalau kamu set maksimal 600 detik, video yang terlalu panjang seperti full album atau kompilasi bisa ikut ditolak.
Saran simpel:
Kalau kamu sering dapat hasil cover, karaoke, atau video panjang, mulai dari preset Aman / Official, lalu aktifkan blokir yang kamu perlukan satu per satu.
Checklist sebelum live pakai Music Request
Pastikan Dashboard Music terbuka.
Pastikan slider Volume tidak di angka 0%.
Test satu lagu sebelum live ramai.
Pastikan overlay music muncul di OBS, tapi tidak mengeluarkan suara dobel.
Test skip dan tunggu lagu selesai untuk memastikan auto-next berjalan.
Lyric Overlay
Tampilkan lirik lagu sinkron dari RVTik Music atau media Windows
RVTik Live Lyrics menampilkan lirik lagu yang mengikuti timeline playback. Fitur ini berbeda dengan Auto Subtitle:
Auto Subtitle membaca suara dari mikrofon, sedangkan Lyric Overlay membaca metadata lagu + posisi playback supaya baris lirik bergerak mengikuti lagu yang sedang diputar.
RVTik MusicGunakan sumber ini kalau lagu diputar dari Music Request / Dashboard Music RVTik. Metadata dan timeline mengikuti player internal RVTik.
Windows Media OtomatisRVTik mengikuti media session aktif yang terdeteksi Windows secara otomatis. Cocok untuk Spotify, YouTube Music, YouTube/Chrome, atau player lain yang mengekspos Windows Media Session.
Windows Media PilihPilih session media secara manual ketika ada beberapa aplikasi/tab yang sedang memutar media dan kamu ingin mengunci sumber tertentu.
Cara pakai Lyric Overlay dengan RVTik Music
Buka Dashboard Music / panel Lyrics
Pastikan Music Request sudah bisa memutar lagu dan metadata judul/artist tampil dengan benar.
Pilih sumber RVTik Music
Gunakan mode ini jika playback berasal dari player internal RVTik.
Putar satu lagu
Tunggu sampai judul, artist, durasi, dan posisi playback terbaca. RVTik akan mencari lirik yang sesuai dari cache/provider lirik.
Cek preview lirik
Pastikan baris aktif bergerak saat lagu berjalan, berhenti saat pause, dan menyesuaikan lagi setelah seek.
Copy URL Lyrics Overlay
Tambahkan URL tersebut ke OBS sebagai Browser Source, lalu sesuaikan ukuran dan posisi di scene.
Pilih tema dan ukuran font
Atur tampilan overlay dari controller Lyrics. Gunakan ukuran font yang tetap terbaca pada resolusi live kamu.
Cara pakai dengan Spotify, YouTube Music, YouTube, atau browser
Mulai playback di aplikasi/browser
Putar lagu terlebih dahulu agar Windows mempunyai media session aktif.
Pilih Windows Media Otomatis
Gunakan ini jika hanya ada satu media utama dan kamu ingin RVTik mengikuti session aktif secara otomatis.
Atau pilih Windows Media Pilih
Jika ada beberapa session, klik Refresh daftar session lalu pilih aplikasi/tab yang memang digunakan untuk live.
Cek status helper
Pastikan helper Windows Media terdeteksi/ready. Jika belum, gunakan Refresh atau Retry Helper dari panel Lyrics.
Verifikasi metadata
Judul dan artist yang akurat sangat penting agar pencarian lirik menemukan lagu yang benar.
Pasang overlay ke OBS
Setelah preview sinkron, copy URL Lyrics Overlay dan tambahkan sebagai Browser Source.
Catatan: Dukungan media eksternal bergantung pada aplikasi atau browser yang mengekspos metadata dan timeline ke Windows Media Session. Jika sebuah tab tidak muncul, coba mulai playback, lalu Refresh session.
Sumber lirik dan Local LRC
RVTik dapat mencari lirik tersinkron secara otomatis dan menyimpannya di cache. Jika lirik tidak ditemukan atau versinya tidak cocok, kamu dapat menggunakan file .lrc lokal untuk lagu tersebut jika tersedia pada controller versi kamu.
Auto lyrics lookupLyrics cacheLocal .LRCPlay / Pause syncSeek syncOffset per track
Kalau lirik terlalu cepat atau terlambat
Gunakan kontrol Offset untuk menggeser timing lirik tanpa mengubah playback lagu. Offset berguna ketika file lirik memang sedikit lebih cepat atau lebih lambat dari versi audio yang sedang diputar.
Checklist sebelum live pakai Lyric Overlay
Pilih sumber playback yang benar: RVTik Music, Windows Media Otomatis, atau Windows Media Pilih.
Pastikan judul dan artist terdeteksi dengan benar.
Jika memakai media eksternal, pastikan helper Windows Media ready dan session yang benar dipilih.
Putar, pause, lalu seek lagu untuk memastikan lirik mengikuti timeline.
Cek offset jika baris lirik terasa terlalu cepat atau terlambat.
Copy URL Lyrics Overlay dan test di OBS sebelum live ramai.
Atur tema dan font size supaya lirik tetap terbaca di scene.
Bedakan dengan Auto Subtitle: Lyric Overlay untuk lirik musik. Auto Subtitle untuk ucapan dari mikrofon. Keduanya bisa dipakai di scene yang sama, tetapi sumber data dan controllernya berbeda.
Subtitle realtime untuk OBS dan TikTok Live Studio
RVTik Auto Subtitle adalah fitur speech-to-text realtime untuk menampilkan caption dari suara kamu.
Fitur ini fokus ke subtitle original, jadi teks yang tampil mengikuti bahasa yang kamu ucapkan dan tidak diterjemahkan.
Penting:
Pilih bahasa sesuai yang kamu ucapkan. Auto Subtitle saat ini tidak menerjemahkan bahasa, jadi hasil terbaik didapat kalau bahasa recognition sesuai input suara kamu.
Controller SubtitlePanel untuk memilih mic, bahasa, start/stop subtitle, preview, dan edit style.
Overlay SubtitleHalaman viewer-only yang dipasang ke OBS atau TikTok Live Studio untuk menampilkan teks realtime.
Realtime Speech-to-TextTeks muncul mengikuti suara dari mic yang sedang dipakai di browser.
Style EditorAtur ukuran font, warna, posisi, background, animasi, dan tampilan subtitle sesuai tema live kamu.
Text-Only ModeKalau background opacity diatur ke 0, subtitle akan tampil tanpa kotak background kosong.
Cara pakai Auto Subtitle
Buka controller subtitle
Buka halaman controller Auto Subtitle dari browser Chrome atau Edge. Di sinilah mic dan subtitle dikendalikan.
Izinkan mic
Saat browser meminta izin mikrofon, klik Allow agar speech recognition bisa berjalan.
Pilih mic input
Gunakan mic yang memang kamu pakai saat live agar teks lebih stabil.
Pilih Recognition Language
Sesuaikan dengan bahasa yang kamu ucapkan. Misalnya Indonesia pilih id-ID, kalau bahasa Inggris pilih en-US atau en-GB.
Buka overlay subtitle
Salin link overlay subtitle lalu pasang ke Browser Source OBS atau ke scene yang kamu pakai.
Klik Start dan bicara
Setelah aktif, subtitle akan muncul realtime di preview controller dan overlay subtitle.
Bahasa recognition yang tersedia
id-ID — Indonesiaen-US — English (US)en-GB — English (UK)ja-JP — Japaneseko-KR — Koreanzh-CN — Chinesees-ES — Spanishar-SA — Arabic
Style subtitle yang bisa diatur
Font SizeUkuran font bisa diatur dengan batas minimal 12px agar tetap terbaca.
Font StylePilih gaya teks normal atau italic.
Text TransformBisa dibuat normal, uppercase, lowercase, atau capitalize.
Letter SpacingAtur jarak antar huruf agar subtitle terasa lebih rapat atau lebih lega.
Line HeightAtur tinggi antar baris supaya subtitle panjang tetap nyaman dibaca.
Posisi & AlignSubtitle bisa diatur center, kiri, kanan, dan posisi vertikal sesuai layout scene kamu.
Animasi subtitle
nonefadeslide-uppoptypewriter
Kamu bisa menambahkan animasi saat subtitle berubah. Kalau ingin lebih halus, gunakan fade atau slide-up.
Kalau ingin lebih playful, coba pop atau typewriter. Durasi animasi juga bisa diatur sesuai kebutuhan.
Tips visual:
Kalau live kamu ramai, gunakan animasi ringan dengan durasi singkat agar subtitle tetap enak dibaca dan tidak terasa terlalu ramai di layar.
Mode text-only tanpa background box
Jika kamu ingin subtitle tampak bersih tanpa kotak, atur Background Opacity ke 0.
Dengan mode ini, background benar-benar hilang, blur dimatikan, border disembunyikan, dan subtitle tampil sebagai teks saja.
Checklist singkat sebelum live pakai Auto Subtitle
Pastikan controller subtitle dibuka di Chrome atau Edge.
Pastikan izin mic sudah diberikan.
Pilih mic dan Recognition Language yang sesuai.
Test satu dua kalimat sebelum live ramai.
Ubah style subtitle lalu klik apply sampai preview dan overlay terasa pas.
Kalau ingin tampilan bersih, set Background Opacity ke 0 untuk mode text-only.
Pengaturan
Config dan data aplikasi
RVTik menyimpan banyak pengaturan secara otomatis, seperti session, data login, config OBS, TikTok LIVE Studio Trigger, Game Trigger, Music, playlist, dan queue tertentu.
Jangan hapus sembarangan: file config, session, lisensi, atau folder data aplikasi. Kalau dihapus, setting bisa hilang dan kamu perlu setup ulang.
Kalau setting hilang
Pastikan kamu sudah klik simpan atau apply config.
Tutup lalu buka lagi panelnya.
Jalankan aplikasi dari folder biasa, bukan dari ZIP.
Coba Run as administrator jika perlu.
Troubleshooting
Kalau ada yang tidak jalan, cek dari sini dulu
App tidak terbuka
Biasanya karena file belum diekstrak, diblok Windows, atau proses lama masih nyangkut. Coba tutup dari Task Manager, ekstrak ulang, lalu Run as administrator.
Login gagal
Cek data login, token, internet, dan coba tutup-buka aplikasi lalu login ulang.
TikTok tidak connect
Pastikan username benar, akun sedang live, lalu Stop Engine dan Start Engine lagi.
Chat tidak masuk
Pastikan engine connected, Dock terbuka, dan minta teman kirim chat test.
Gift tidak trigger
Cek nama gift di rule, condition, tombol simpan, dan apply config jika tersedia.
Game Trigger tidak masuk ke game
Pastikan Game Trigger aktif, rule sudah disimpan, window game sedang fokus, lalu test rule lagi. Mulai dari backend Auto dulu sebelum ganti manual.
Tombol game terasa nyangkut
Klik tombol STOP ALL KEYBOARD TRIGGERS, lalu cek cooldown, hold duration, dan max hold duration agar rule tidak terlalu agresif.
Overlay tidak muncul
Copy ulang URL overlay, tempel ulang ke Browser Source, lalu refresh source di OBS.
Follower Counter tidak muncul
Copy ulang link dari Theme Gallery, pastikan Browser Source memakai URL theme yang benar, lalu sesuaikan ukuran source dengan dimensi theme.
Follower Counter masih connecting
Pastikan engine TikTok sudah connected, session dashboard sama dengan overlay, dan akun live berhasil terbaca di Live Account Summary.
Theme Follower Counter salah
Gunakan tombol Copy Overlay pada kartu theme yang diinginkan. Jangan memakai link lama dari theme lain atau link yang sudah tersimpan di OBS.
OBS tidak connect
Aktifkan OBS WebSocket, cek port 4455, cek password, lalu test koneksi lagi.
TikTok LIVE Studio Trigger tidak jalan
Pastikan TikTok LIVE Studio terbuka dan status RVTik sudah Terhubung. Test dari Dock, lalu cek event, condition, action, target, dan refresh data TTLS jika target belum muncul.
Engine 1 tidak connect
Stop Engine lalu coba kembali satu kali. Jika tetap gagal atau terkena limit, gunakan mode Auto atau Engine 2 / Browser Session.
Engine 2 tidak menerima event
Pastikan Browser Session TikTok masih login, akun yang benar sedang LIVE, lalu buka/refresh sesi browser dan Start Engine lagi.
Lyrics tidak ditemukan
Cek judul dan artist yang terbaca. Jika metadata salah, pilih session media yang benar. Jika lirik tetap tidak tersedia, gunakan Local LRC bila ada.
Lyrics tidak sinkron
Test pause dan seek. Jika timeline sudah benar tetapi lirik terlalu cepat/lambat, sesuaikan Offset untuk track tersebut.
Windows Media tidak terdeteksi
Mulai playback terlebih dahulu, lalu Refresh session atau Retry Helper. Pastikan aplikasi/browser memang mengekspos Windows Media Session.
Music request tidak masuk
Cek fitur musik aktif, queue belum penuh, max durasi, blacklist, dan izin request.
Lagu tidak ada suara
Buka Dashboard Music dan pastikan panelnya tetap aktif. Sekarang audio diputar dari Dashboard Music, bukan dari overlay OBS. Cek juga slider Volume, mixer Windows, dan output audio aplikasi.
Overlay music tampil tapi tidak bersuara
Ini normal di versi terbaru. Overlay music dibuat viewer-only agar tidak ada suara dobel. Suara utama keluar dari Dashboard Music.
Suara dobel saat musik jalan
Pastikan tidak ada overlay/player lama yang masih terbuka dengan suara aktif. Cukup gunakan satu Dashboard Music utama sebagai runtime audio.
FAQ
Pertanyaan yang sering muncul
RVTik Stream Pro adalah aplikasi desktop yang mengubah interaksi TikTok LIVE menjadi aksi. Overlay hanya salah satu output; event juga dapat digunakan untuk TikTok LIVE Studio Trigger, OBS, Game Trigger, Music Request, dan fitur interaktif lainnya.
Iya. RVTik menjadi jembatan utama agar event live bisa diproses.
Tidak selalu. Kalau lisensi masih valid, RVTik bisa mencoba login otomatis.
Session adalah ID unik untuk menghubungkan dashboard, overlay, dan Dock kamu.
Biasanya karena akun belum live, username salah, atau koneksi belum stabil.
Default 3 detik. Durasi 0 juga dianggap 3 detik.
Biasanya karena window game tidak aktif, backend keyboard belum cocok, rule belum disimpan, atau game membatasi input otomatis. Coba test dulu di aplikasi sederhana seperti Notepad.
Cek koneksi OBS, port/password, nama scene/source, dan pastikan config sudah di-apply.
Hubungkan TikTok LIVE Studio sampai status Terhubung, pilih event, condition, action dan target TTLS, lalu simpan rule dan test dari Dock. Jika scene, source, atau Camera Effect belum muncul, refresh data TTLS.
Follower Counter adalah overlay untuk menampilkan jumlah follower TikTok, avatar, username, dan status realtime dari akun live.
Iya. Theme seperti Profile Card, Big Profile, Game Zone, dan Pastel Profile memakai file HTML masing-masing, jadi preview dan production tetap mengikuti file theme yang dibuka.
Biasanya ukuran Browser Source tidak sesuai dimensi theme. Gunakan ukuran yang tertera di Theme Gallery, misalnya Pastel Profile 460 x 300 atau Big Profile 340 x 480.
Penonton bisa mengetik !play judul lagu atau !req judul lagu, sesuai setting yang kamu aktifkan.
Untuk penggunaan normal gunakan Auto. Engine 1 / Standard dan Engine 2 / Browser Session berguna saat kamu ingin mengunci engine tertentu atau melakukan troubleshooting.
Tidak. Kedua engine dinormalisasi ke event core RVTik yang sama. Setelah koneksi berhasil, Dock, overlay, dan automation tetap memakai session/alur RVTik yang sama.
Lyric Overlay mengikuti metadata dan timeline lagu untuk menampilkan lirik musik. Auto Subtitle melakukan speech-to-text dari mikrofon untuk menampilkan ucapan kamu.
Bisa jika aplikasi atau browser tersebut mengekspos metadata dan timeline ke Windows Media Session. Gunakan Windows Media Otomatis atau Windows Media Pilih dari controller Lyrics.
Itu normal. Di versi terbaru, overlay music hanya untuk visual. Audio utama diputar dari Dashboard Music agar tidak terjadi suara dobel dari OBS Browser Source.
Sebaiknya jangan. Dashboard Music sekarang menjadi audio runtime utama. Kalau ditutup atau di-reload, lagu bisa berhenti sebentar atau mulai ulang saat runtime lain mengambil alih.
Tidak seharusnya. RVTik memakai single runtime guard, jadi hanya satu Dashboard Music yang memutar audio. Jendela lain tetap bisa dipakai sebagai controller.
Biasanya karena terlalu panjang, queue penuh, kena blacklist, atau user belum memenuhi syarat.
Kalau login gagal terus, app crash berulang, event tidak masuk sama sekali, atau config terus hilang.
Glosarium
Istilah yang sering muncul
OverlayTampilan visual yang muncul di live.
DockPanel untuk memantau event live secara real-time.
DashboardPanel utama untuk mengatur fitur RVTik.
ConnectorBagian yang mengambil event dari TikTok Live.
WebSocketJalur komunikasi real-time agar data cepat sampai.
OBSSoftware streaming yang sering dipakai kreator.
TTLSTikTok LIVE Studio.
Event CoreAlur internal RVTik yang menerima dan menormalkan event TikTok LIVE sebelum diteruskan ke rule dan action.
RuleAturan otomatis yang menentukan kondisi dan action saat event tertentu masuk.
TriggerPemicu yang membuat rule berjalan.
ActionAksi yang dijalankan setelah event dan kondisi sebuah rule terpenuhi.
TikTok LIVE Studio TriggerFitur RVTik untuk menjalankan action TikTok LIVE Studio dari event dan rule RVTik.
Follower CounterOverlay untuk menampilkan jumlah follower, avatar, username, dan status realtime akun TikTok.
Theme GalleryDaftar theme Follower Counter yang bisa dipreview dan dicopy link overlay-nya.
Standalone ThemeTheme overlay yang berdiri sendiri dalam satu file HTML.
Live Account SummaryRingkasan akun live di dashboard berisi avatar, nama akun, jumlah follower, dan status.
Game TriggerFitur untuk mengirim input keyboard ke game, emulator, atau window aktif dari event TikTok Live.
Action ModeCara Game Trigger mengirim tombol, misalnya Press Once, Hold, Repeat, Combo, atau Sequence.
QueueAntrean agar trigger atau lagu tidak saling tabrak.
Auto EngineMode koneksi yang membiarkan RVTik memilih dan melakukan failover engine sesuai kondisi.
Engine 1 / StandardConnector standar lokal RVTik untuk menerima event TikTok LIVE.
Engine 2 / Browser SessionConnector alternatif yang menggunakan sesi browser TikTok yang login secara lokal.
Lyric OverlayOverlay lirik musik yang mengikuti metadata dan timeline playback.
Windows Media SessionInformasi media dari Windows yang dapat berisi judul, artist, status play/pause, dan timeline playback.
LRCFormat file lirik bertimestamp yang dapat dipakai untuk sinkronisasi baris lirik dengan lagu.
Dashboard MusicPanel kontrol musik yang juga menjadi pemutar audio utama.
Audio RuntimeBagian yang benar-benar memutar audio lagu.
Viewer OnlyMode overlay yang hanya menampilkan visual tanpa mengeluarkan suara.
Single RuntimeSistem agar hanya satu Dashboard Music yang aktif memutar audio.
DurationLama waktu efek atau aksi aktif.
RevertKembali ke kondisi semula setelah durasi selesai.
Kontak Support
Kalau masih belum beres, kirim info ini
Saat menghubungi support, kirim info yang jelas supaya pengecekan lebih cepat.
Contoh pesan: “Halo, saya pakai RVTik Stream. Connector sudah connected, chat masuk ke Dock, tapi OBS trigger belum jalan. Saya sudah cek port, password, dan apply config. Mohon bantu cek langkah berikutnya.”